Tuesday | Dec 11, 2018

August 14, 2015

SEJARAH LAMBANG GARUDA PANCASILA


Sejarah Lambang Garuda Pancasila pada awalnya sudah mengalami beberapa kali versi perubahan desain, setidaknya sudah 6 kali hingga menjadi Garuda Pancasila versi standar seperti yang kita kenal sekarang ini. Lambang Garuda Pancasila yang pertama kali di perkenalkan secara terbuka adalah merupakan karya Sultan Hamid II, lalu secara resmi dipergunakan pemakaiannya sebagai Lambang Negara Republik Indonesia Serikat [ RIS ] pada saat sidang kabinet RIS pada tanggal 11 Februari 1950. Kemudian di perkenalkan kembali kepada khalayak ramai oleh presiden Soekarno pada tanggal 15 Februari 1950 di hotel Des Indes Jakarta. Bentuk Lambang Garuda Pancasila pada saat itu masih berupa gambar versi ke 4 dari rancangan awal Sultan Hamid II dengan Gambar Rajawali/ Garuda tanpa 'jambul' sehingga terkesan gundul mirip dengan Bald Eagel nya lambang negara Amerika Serikat.

Lambang Garuda Pancasila semula masih mengadopsi pada mitologi kuno yang mengarah kepada kendaraan Garuda Wishnu, hingga akhirnya akan mengalami perubahan sebanyak 6 kali. Pada saat Sultan Hamid II selesai mendesain rancangan lambang negara versi ke 3 dan kemudian mengajukan konsep tersebut kepada Presiden Soekarno pada tanggal 8 Februari 1950, maka terjadilah berbagai musyawarah dan dialog yang intens, salah satunya adalah masukan dan saran dari Partai Masyumi yang mendapat respon cukup bagus, dimana pada saat itu Partai Masyumi menyarankan untuk mempertimbangkan kembali rancangan/konsep lambang Garuda Pancasila versi ke 3 tersebut, karena gambar burung Garuda dengan tangan dan bahu manusia yang memegang perisai  dianggap terlalu bersifat mitologis. 

Hingga akhirnya bentuk gambarnya disempurnakan kembali menjadi Garuda Pancasila ke 4 seperti yang diperkenalkan pada tanggal 11 Februari 1950 pada sidang kabinet RIS. Garuda Pancasila versi ke 4 tersebut masih berupa Rajawali/ Elang  tanpa jambul [ mirip bald eagle ],  padahal rajawali yang demikian tidak hidup di Indonesia, serta cakar rajawali masih mencengkeram pita semboya Bhinneka Tunggal Ika dari arah belakang, namun susunan jumlah bulu yang melambangkan tanggal bulan dan tahun hari kemerdekaan 17-8-1945 sudah ada lengkap dengan perisai bergambar simbol 5 sila dari Pancasila.

 

sumber: wikipedia & berbagai sumber

 

 



STD BALI BEKERJA SAMA DENGAN

Universiti Kebangsaan Malaysia
Universitas Budi Luhur
ISI Denpasar
Catholic University of Daegu
Hanbat National University
Sunchon National University
Sun Moon University
Jeonju University